Kesimpulan
dan hal yang sudah saya pahami dari mentranslate serta membaca ulang Chapter 2;
Children and Internet yang merupakan buku dari Jayne Gackenbach, Psychology The
Internet; Intrapersonal, Interpersonal, and Transpersonal Implication (2007),
adalah internet memiliki dampak positif dan negatif bagi yang menggunakannya,
terutama oleh anak-anak. Dampak positif menggunakan internet adalah menambah
wawasan, efisiensi waktu dalam mencari data, bertukar informasi secara cepat
dan sebagainya. Namun, di sisi lain internet dapat menyebabkan kecanduan, boros,
dan lupa waktu; bagi yang menggunakannya terlalu sering seperti main game
online (Point Blank, Dota, dsb).
Apabila
anak-anak terlalu sering menggunakan internet, maka perkembangan sosialnya akan
terganggu. Maksudnya, mereka akan sulit untuk bersosialisasi dan berinteraksi
dengan dunia luar atau dunia nyatanya. Pada zaman yang modern ini seiring
berkembangnya teknologi, anak-anak dapat dengan mudah mengakses situs atau web
yang tidak seharusnya dikunjungi, seperti menonton video atau gambar porno, dan
hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh anak-anak.
Internet
juga merupakan sumber dari kejahatan. Banyak oknum tidak bertanggungjawab yang
menggunakan internet secara tidak seharusnya. Contohnya seperti, pengisian data
diri di profile Facebook, tidak semua data diri yang dicantumkan benar, dan
bisa saja hal ini dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak seharusnya; penculikan.
Kasus penculikan melalui dunia maya yang terjadi di Indonesia tidak hanya
sekali terjadi, ini akibat dari kurangnya pengawasan orang tua terhadap anaknya
dalam menggunakan internet.
Sebaiknya
para orang tua memberikan pengawasan yang lebih terhadap anak-anak mereka dalam
menggunakan internet, orang tua juga harus dapat membatasi penggunaan internet
terhadap anak-anak mereka agar mereka tidak menyalahgunakan penggunaan
internet. Masa kanak-kanak seharusnya menjadi masa-masa bahagia, sangat
disayangkan apabila masa kanak-kanak mereka dikendalikan oleh internet hanya
karena kurangnya perhatian, kasih sayang, dan hilangnya pengawasan dari orang tua.
Dung
BalasHapusKenapa lik?
Hapus