Inside
Out merupakan film bergenre animasi, menceritakan tentang kehidupan Riley,
remaja berusia 11 tahun. Pada film tersebut tidak terlalu berfokus pada Riley,
melainkan pada isi kepalanya yang terwujud dalam 5 emosi. Emosi yang ada
digambarkan pada 5 karakter, yaitu Joy (kesenangan), Sadness (kesedihan), Anger
(kemarahan), Disgust (kejijikan), Fear (ketakutan). Cerita berawal pada saat
Riley yang awalnya merupakan sosok yang periang, karena dominan dikendalikan
oleh Joy, harus mengalami guncangan pada saat keluarganya pindah. Kehidupan
barunya tidak seindah kehidupan lamanya. Hal ini membuat para emosi yang
tinggal di dalam kepala Riley menjadi bingung.
Pada
film ini digambarkan beberapa pulau; pulau canda, pulau pertemanan, pulau hoki
(hobi Riley), pulau jujur, dan pulau keluarga, yang membentuk kepribadian pada
Riley. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Sigmund Freud
tentang perkembangan manusia, bahwa tahun-tahun awal kehidupan memegang peranan penting bagi
pembentukan kepribadian seseorang.
Dari film ini kita dapat menyimpulkan bahwa pikiran kita
dapat merespons satu hal yang sama dengan cara yang berbeda. Contohnya tentang
hujan, bahagia melihat hujan menjadi satu hal yang menyenangkan, karena kita
dapat bermain hujan, namun disisi lain rasa sedih pandangan tentang hujan akan
membuat kita menderita karena kebasahan dan terendam air. Setiap emosi memiliki
porsinya masing-masing, karena kita tidak selamanya akan merasa selalu bahagia,
kita pasti akan merasakan sedih, takut, marah, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar