A. Definisi Sistem
Menurut Nuraida (2012) sistem merupakan komponen di mana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu.
Menurut Murdick dan Ross (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem merupakan seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama.
Menurut Jogianto (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) mengemukakan bahwa sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, sistem adalah sekumpulan komponen atau elemen yang saling berinteraksi dan saling tergantung sehingga memiliki satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut Nuraida (2012) sistem merupakan komponen di mana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu.
Menurut Murdick dan Ross (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem merupakan seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama.
Menurut Jogianto (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) mengemukakan bahwa sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, sistem adalah sekumpulan komponen atau elemen yang saling berinteraksi dan saling tergantung sehingga memiliki satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
B. Definisi Informasi
Menurut Jogianto (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya.
Menurut Sutarman (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu, sehingga mereka mempunyai arti bagi penerima.
Menurut Raymond Mc. Leod (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan bemanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, informasi adalah data yang diolah sehingga dapat berguna untuk suatu pengambilan keputusan.
Menurut Jogianto (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya.
Menurut Sutarman (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu, sehingga mereka mempunyai arti bagi penerima.
Menurut Raymond Mc. Leod (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) informasi merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan bemanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, informasi adalah data yang diolah sehingga dapat berguna untuk suatu pengambilan keputusan.
C. Definisi Sistem Informasi
Berdasarkan pengertian sistem dan informasi yang sudah dijabarkan di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah sekumpulan komponen dan elemen yang saling berinteraksi yang dapat mengolah data sehingga dapat bermanfaat dalam suatu pengambilan keputusan. Di bawah ini terdapat definisi sistem informasi dari beberapa tokoh, yaitu:
Menurut Yakub (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan aliran informasi.
Menurut Wahyu Winarno (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi merupakan sekumpulan komponen yang saling bekerja sama, yang dapat digunakan untuk mencatat data, mengolah data dan menyajikan informasi untuk para pembuat keputusan agar dapat membuat keputusan dengan baik.
Menurut Nuraida (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi merupakan perangkat prosedur yang terorganisir dengan sistematik, bila dilaksanakan akan menyediakan informasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan keputusan.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, sistem informasi adalah kumpulan komponen atau sistem yang saling berhubungan dan berperan dalam mengumpulkan, mengolah, memproses informasi atau data sehingga dapat bermanfaat dalam suatu pengambilan keputusan.
Berdasarkan pengertian sistem dan informasi yang sudah dijabarkan di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah sekumpulan komponen dan elemen yang saling berinteraksi yang dapat mengolah data sehingga dapat bermanfaat dalam suatu pengambilan keputusan. Di bawah ini terdapat definisi sistem informasi dari beberapa tokoh, yaitu:
Menurut Yakub (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan aliran informasi.
Menurut Wahyu Winarno (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi merupakan sekumpulan komponen yang saling bekerja sama, yang dapat digunakan untuk mencatat data, mengolah data dan menyajikan informasi untuk para pembuat keputusan agar dapat membuat keputusan dengan baik.
Menurut Nuraida (dalam Muslihudin dan Oktafianto, 2016) sistem informasi merupakan perangkat prosedur yang terorganisir dengan sistematik, bila dilaksanakan akan menyediakan informasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan keputusan.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, sistem informasi adalah kumpulan komponen atau sistem yang saling berhubungan dan berperan dalam mengumpulkan, mengolah, memproses informasi atau data sehingga dapat bermanfaat dalam suatu pengambilan keputusan.
D. Definisi Psikologi
Menurut Wade dan Tavris (2008) psikologi merupakan sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Menurut Wundt (dalam Basuki, 2008) psikologi merupakan tentang kesadaran manusia (The Science of Human Consciousness).
Menurut Morgan (dalam Basuki, 2008) psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku hewan dan manusia.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, psikologi adalah ilmu yang berfokus pada proses mental mempelajari kesadaran dan tingkah laku makhluk hidup.
Menurut Wade dan Tavris (2008) psikologi merupakan sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Menurut Wundt (dalam Basuki, 2008) psikologi merupakan tentang kesadaran manusia (The Science of Human Consciousness).
Menurut Morgan (dalam Basuki, 2008) psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku hewan dan manusia.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa, psikologi adalah ilmu yang berfokus pada proses mental mempelajari kesadaran dan tingkah laku makhluk hidup.
E. Definisi Sistem Informasi Psikologi (SIP)
Berdasarkan definisi-definisi yang sudah dijelaskan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Psikologi (SIP) adalah suatu sistem yang terdiri dari manusia yang difasilitasi oleh teknologi, serta data yang diberikan oleh manusia (tingkah laku) baik secara motorik atau kognitif, yang dikumpulkan dan diolah dalam suatu prosedur ehingga membentuk informasi yang sistematis. Contohnya seperti tes psikologis yang sudah terkomputerisasi, salah satunya tes Papikostik.
Berdasarkan definisi-definisi yang sudah dijelaskan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Psikologi (SIP) adalah suatu sistem yang terdiri dari manusia yang difasilitasi oleh teknologi, serta data yang diberikan oleh manusia (tingkah laku) baik secara motorik atau kognitif, yang dikumpulkan dan diolah dalam suatu prosedur ehingga membentuk informasi yang sistematis. Contohnya seperti tes psikologis yang sudah terkomputerisasi, salah satunya tes Papikostik.
DAFTAR PUSTAKA
1. Basuki, Heru A. M (2008). Psikologi Umum. Jakarta: Universitas
Gunadarma.
2. Muslihudin, Muhammad dan Oktafianto. (2016). Analisis
dan perancangan sistem informasi menggunakan model terstruktur dan uml. Yogyakarta: Penerbit Andi.
3. Nuraida, Ida. (2008). Manajemen admministrasi perkantoran. Yogyakarta:
Kanisius.
4. Wade, Carole dan Tavris, Carol. (2008). Psikologi edisi kesembilan
Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
1. Basuki, Heru A. M (2008). Psikologi Umum. Jakarta: Universitas
Gunadarma.
2. Muslihudin, Muhammad dan Oktafianto. (2016). Analisis
dan perancangan sistem informasi menggunakan model terstruktur dan uml. Yogyakarta: Penerbit Andi.
3. Nuraida, Ida. (2008). Manajemen admministrasi perkantoran. Yogyakarta:
Kanisius.
4. Wade, Carole dan Tavris, Carol. (2008). Psikologi edisi kesembilan
Jilid 1. Jakarta: Erlangga.